Prestasi Dosen PTS LLDIKTI IX di BIMA 2026

Prestasi Dosen PTS LLDIKTI IX di BIMA 2026

MAKASSAR – Kinerja dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX kembali menunfjukkan capaian yang membanggakan pada tahun 2026. Melalui Program Bantuan Pendanaan BIMA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), dosen PTS berhasil meraih pendanaan dalam jumlah signifikan, baik pada skema penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Berdasarkan data resmi, total proposal penelitian yang diajukan mencapai 4.975 judul. Dari jumlah tersebut, sebanyak 908 judul berhasil lolos pendanaan, sementara sisanya masih belum memenuhi kriteria seleksi. Adapun pada skema pengabdian kepada masyarakat, tercatat 1.005 proposal diajukan, dengan 231 judul dinyatakan lolos pendanaan. Secara keseluruhan, capaian pendanaan yang berhasil diraih dosen PTS LLDIKTI Wilayah IX pada Program BIMA Tahun 2026 mencapai 1.139 judul.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX,  Dr Andi Lukman M.Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari komitmen akademik dan integritas ilmiah para dosen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat.

“Capaian ini tidak hanya mencerminkan produktivitas akademik, tetapi juga menunjukkan peningkatan kualitas proposal yang dihasilkan. Ini menjadi indikator bahwa PTS di wilayah IX semakin kompetitif di tingkat nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini perlu dijadikan momentum untuk memperkuat peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong inovasi, meningkatkan mutu pendidikan tinggi, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Pandangan senada disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah IX, Dr Mustaking Muhlab, M.Si, Ia menilai bahwa capaian tersebut mencerminkan kemajuan yang signifikan dalam kapasitas dosen, khususnya dalam merancang proposal yang lebih kompetitif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolektif antara dosen dan institusi dalam membangun budaya riset dan pengabdian yang semakin kuat. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa ekosistem akademik di lingkungan PTS LLDIKTI Wilayah IX terus berkembang secara positif.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa masih banyak proposal yang belum memperoleh pendanaan, sehingga perlu menjadi perhatian bersama. Kondisi ini dipandang sebagai tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas di masa mendatang.

Ke depan, penguatan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal, pemetaan tema riset unggulan, serta peningkatan kolaborasi akan menjadi fokus utama. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat keberhasilan pendanaan secara berkelanjutan.

Program BIMA sendiri merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi. Melalui program ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan solusi berbasis riset yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.

Capaian tahun 2026 ini menjadi sinyal positif bahwa dosen PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX tidak hanya produktif secara akademik, tetapi juga adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan yang berkelanjutan, capaian yang lebih tinggi di masa mendatang menjadi sesuatu yang sangat memungkinkan untuk diraih. (Nota)

Psikologi

Google Pakai Motorola untuk Gugat Apple

Google Pakai Motorola untuk Gugat Apple

Jakarta - Perang gugatan antara para produsen smartphone belum menunjukkan tanda berakhir. Yang terbaru, Motorola menuding Apple melanggar tujuh

Advertisement